SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Gambar
A. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia Masuknya Islam ke Indonesia membawa tradisi pendidikan yang erat kaitannya dengan dakwah. Pada awalnya, pendidikan dilakukan secara sederhana di surau, masjid, atau rumah para ulama. Materi pembelajaran berfokus pada dasar-dasar agama, seperti membaca Al-Qur’an, tata cara ibadah, serta pembinaan akhlak. Seiring perkembangan zaman, lahirlah lembaga pendidikan tradisional yaitu pesantren. Pesantren berfungsi sebagai pusat keilmuan Islam sekaligus benteng moral masyarakat. Para santri dididik dengan kitab kuning (turats), mencakup ilmu fiqih, akidah, tasawuf, dan ilmu alat seperti nahwu dan sharaf. Al-Zarnuji dalam Ta‘lim al-Muta‘allim menekankan pentingnya sanad dalam pendidikan: العِلْمُ دِينٌ يُدَانُ بِهِ، فَيَنْبَغِي لِطَالِبِ العِلْمِ أَنْ يَنْظُرَ عَمَّنْ يَأْخُذُ دِينَهُ “Ilmu adalah bagian dari agama yang dengannya manusia beragama. Maka seorang penuntut ilmu harus memperhatikan dari siapa ia mengambil ilmunya.” Tradisi pesantren membuktika...

Puisi "MOM"



MOM
Mom
Malaikat yang tak bersayap
Tangan yang tulus memegang erat pertama
Makhluk yang memendam berjuta rasa
Tak ada kesedihan di matanya sedikitpun
Jika aku bersamanya

Mom
Aku benci, benci sekali jika engkau selalu mengerti
Mengerti tentang sesuatu yang ku pendam
Padahal aku ingin belajar menjadi sepertimu
Yang tak pernah membuka keluh kesahnya
Di depan anak-anakmu

Mom
Engkau selalu tersenyum manakala aku tersenyum
Engkau merasa aku membunuhmu jika aku sakit di depanmu
Engkau mengeluarkan kata-kata yang mengandung umpan
Umpanmu adalah kekuatan
Iya itu lah kekuatan untuk anak-anakmu

Mom
Sanggupkah aku bernafas jika engkau hilang di depan mataku
Saat tetaplah genggam tangan lemah ini
Karena aku tau tanganmu bukanlah tangan biasa
Tangan lembut dengan berjuta kekuatan





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh makalah Malcolm Baldrige National Quality Award

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TPA

Contoh makalah Daulah Abbasiyah