Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Gambar
A. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia Masuknya Islam ke Indonesia membawa tradisi pendidikan yang erat kaitannya dengan dakwah. Pada awalnya, pendidikan dilakukan secara sederhana di surau, masjid, atau rumah para ulama. Materi pembelajaran berfokus pada dasar-dasar agama, seperti membaca Al-Qur’an, tata cara ibadah, serta pembinaan akhlak. Seiring perkembangan zaman, lahirlah lembaga pendidikan tradisional yaitu pesantren. Pesantren berfungsi sebagai pusat keilmuan Islam sekaligus benteng moral masyarakat. Para santri dididik dengan kitab kuning (turats), mencakup ilmu fiqih, akidah, tasawuf, dan ilmu alat seperti nahwu dan sharaf. Al-Zarnuji dalam Ta‘lim al-Muta‘allim menekankan pentingnya sanad dalam pendidikan: العِلْمُ دِينٌ يُدَانُ بِهِ، فَيَنْبَغِي لِطَالِبِ العِلْمِ أَنْ يَنْظُرَ عَمَّنْ يَأْخُذُ دِينَهُ “Ilmu adalah bagian dari agama yang dengannya manusia beragama. Maka seorang penuntut ilmu harus memperhatikan dari siapa ia mengambil ilmunya.” Tradisi pesantren membuktika...

Pengaruh Percaya Diri Terhadap Kemampuan Berbicara Anak

Gambar
  “Pengaruh   Percaya Diri   Terhadap Kemampuan Berbicara Anak” Oleh Afifah Manusia secara kualitatif sangat berbeda dengan hewan atau binatang karena manusia mempunyai kemampuan untuk menggunakan dan menginterprestasi lambang-lambang. Bahasa merupakan satu set lambang dimana manusia mampu mengartikan makna yang sama. Bahasa tidak hanya memungkinkan mengkomunikasikan antar individu tetapi juga memperkenankan orang untuk berbicara pada dirinya sendiri (thought). Berbicara merupakan bahasa pokok (oral) merupakan suatu keahlian yang komplek yang melibatkan aspek-aspek atau komponen kebahasaan, fisik, sosial dan psikologi. Komponen kebahasaan mencakup lafal, struktur, kosa kata, kefasihan dan pemahaman. Aspek fisik berhubungan dengan lingkungan fisik, aspek sosial sangat erat dengan interaksi sosial dimana bahasa digunakan sebagia alat komunikasi. Aspek psikologi melibatkan aspek kognitif dan aspek afektif dan juga aspek motivasi. Tiga komponen seperti k...

Tafsir al quran tentang mengatur hubungan manusia dalam hubungan antar agama

Gambar
Secara historis, lahirnya Islam disertai dengan lahirnya revolusi pendidikan. Hal itu dapat dilihat dari sikap Nabi yang melakukan bimbingan akhlak dengan didasarkan atas perseimbangan bahwa agama tidak akan berkembang apabila jatuh ketangan orang-orang bodoh(jahiliyah) yang suka bersengketa dan memebuat perpecahan. Bimbingan dan teladan Rasulullah mampu merubah masyarakat jahiliyah menjadi   masyarakat yang satu, dimana antara satu dengan lainnya saling berhubungan meskipun antar agama. Tuntutan agama Islam pada khususnya, sejak awal penyebarannya di dunia ini adalah mengajak dan mendorong umat manusia agar mau bekerja keras mencari kesejahteraan hidup di dunia dan kebahagiaan di akhirat secara simultan antara etos kerja yang terintegrasi, yang satu sama lain saling berkaitan secara continue dengan damai dan tentram, saling cinta dan kasih. Pendidikan akhlak memiliki peranan yang sangat penting, bahkan lebih penting dalam proses pengembangan peradaban Islam dan mencap...